Minggu, 23 Mei 2010

kumpulan artikel

PERMESINAN KAPAL

Kapal adalah alat transportasi di laut dan perairan lain seperti sungai dan danau. Fungsi utamanya adalah mengangkut barang dan penumpang. Namun banyak jenis kapal yang dibuat bukan untuk mengangkut muatan, seperti kapal perang, kapal ikan, kapal pesiar (yacht) dan lain-lain. Beberapa abad silam, kapal di laut hanya digerakkan dengan tenaga manusia (dayung) dan angin. Seiring dengan perkembangan teknologi, kecuali untuk olah raga, kapal yang didayung dengan tenaga manusia dan yang didorong angin, sudah jarang digunakan. Mesin telah menjadi pengganti tenaga penggerak kapal yang sangat efektif, dan mesin penggerak kapal semakin berkembang seiring kemajuan teknologi. Kapal bukan saja semakin cepat, tetapi juga semakin besar dan fungsinya semakin bervariasi.
Sampai dengan abad XVIII, kapal hanya digerakkan dengan kekuatan angin. Mesin untuk menggerakkan kapal baru mulai sejak ditemukannya mesin uapoleh James Watt. (1736 – 1819). Beliau bukan saja menemukan mesin uap, tetapi yang sangat penting adalah, sejak saat itu para ahli tehnik menjadi sadar bahwa panas adalah salah satu bentuk energi. Perkembangan, bahkan revolusi tehnologi yang sekarang demikian menakjubkan, diawali dengan penemuan ini. Uap yang bentuknya gas dan lebih ringan, ternyata menyimpan energi yang demikian besar sehingga mampu menghasilkan tenaga yang sangat besar.
Energi panas yang “ditemukan” James Watt berkembang terus, dan kemudian muncul berbagai jenis mesin yang menghasilkan tenaga lebih besar yang juga memanfaatkan energi panas. Mesin-mesin Diesel, Otto, kemudian turbin uap, telah menggantikan mesin uap dengan semakin efisiennya energi panas yang digunakan. Penemuan listrik, magnit, elektronika dan bahan-bahan yang lebih baik ikut meningkatkan perubahan dunia sehingga menjadi semakin maju dan menakjubkan. Roket yang dapat mengirimkan manusia pertama ke bulan menggunakan panas sebagai energinya, demikian juga satelit-satelit dapat “dipasang” diluar angkasa adalah berkat energi ini. Ribuan tahun umur bumi, tidak ada perkembangan yang berarti dalam kehidupan manusia. Namun, dunia menjadi sangat berubah dalam kurun waktu hanya 300 tahun sejak penemuan ini.
Segalanya menjadi semakin besar (gedung, kapal), semakin banyak (produksi), semakin tinggi (bangunan), semakin mudah (komunikasi), semakin cepat (kendaraan), semakin nyaman (Aircon), dan lain-lain. Pertanyaan sampingannya, apakah hal ini membuat manusia menjadi semakin baik, semakin bahagia, dan/atau semakin aman?
Walaupun pada dasarnya kapal adalah alat angkut seperti halnya dengan mobil dan pesawat terbang, tetapi kapal mempunyai kekhususan dan perbedaan yang sangat mendasar dibandingkan dengan alat-alat angkut lain.
Pertama, kapal selalu berada di air,dimanapun dan dalam kegiatan apapun, dimana selalu ada kemungkinan terjadi kecelakaan seperti tenggelam. Walaupun dalam keadaan diam di suatu pelabuhan, kapal tetap berada di air. Berbeda dengan pesawat terbang yang hanya beberapa jam berada diudara, dan selalu akan kembali ke daratan. Belum lagi jika harus berhadapan dengan cuaca buruk.
Kedua, lautan diseluruh dunia adalah satu kawasan yang saling terhubung, dan menjadi bagian dari hampir semua negara. Disini berarti, terdapat hukum internasional yang harus dipatuhikarena kapal dapat berada dimanapun.
Ketiga, diatas kapal harus selalu ada orang, di kapal berukuran kecil sekurang-kurangnya terdapat sepuluh orang sebagai awak kapal dan untuk kapal berukuran sedang mencapai dua puluh hingga lima puluh orang. Bahkan dikapal penumpang dan kapal angkatan laut yang relatip lebih besar, awak kapalnya mencapai ribuan orang. Ini berarti diatas kapal ada masyarakat tersendiri, ada kehidupan yang harus ditunjang dengan fasilitas kehidupan yang memadai.
Konsekuensi dari kekhususan tersebut, disamping untuk mengoperasikan kapal, dikapal harus ada fasilitas-fasilitas tertentu. Fasilitas yang sangat penting antara lain fasilitas operasi kapal dan penunjang hidup manusia diatas kapal. Semua fasilitas ini memerlukan “mesin” atau peralatan-peralatan khusus yang harus ada di kapal. Sebagai analog, setiap rumah tangga memerlukan energi listrik yang bisa diperoleh dari pusat tenaga listrik, di Indonesia dikelola oleh PLN. Di kapal, energi listrik harus diadakan sendiri, karena sewaktu di laut kapal tidak mungkin memperolehnya dari PLN. Semua fasilitas yang dibutuhkan termasuk ruangan penyimpan kebutuhan operasi kapal seperti tangki-tangki untuk menyimpan berbagai zat cair yang diperlukan (air tawar, bahan bakar, bahan pelumas, dll).
Permesinan kapal cukup komplek, dan untuk mengoperasikannya, perlu pengetahuan dan keterampilan diberbagai bidang keilmuan seperti permesinan, listrik, instrumentasi, teknologi bahan dan lain-lain. Semua pengetahuan tersebut masih harus ditunjang dengan berbagai pengetahuan manajerial dan sosial, termasuk kepemimpinan dan hukum laut nasional maupun internasional. Yang juga harus diperhitungkan, menyangkut keselamatan dan pencegahan pencemaran laut yang harus benar-benar dipahami agar tidak menambah kesulitan dalam pengoperasian kapal.
Seperti halnya kapal dengan sistem lambungnya, semua permesinan dan instalasi yang ada dikapal juga harus memenuhi persyaratan kelas (Klasifikasi) yang menjadi salah satu penentu, apakah kapal tersebut dapat dikategorikan “laik laut”. Walaupun pada dasarnya mesin-mesin kapal sama dengan mesin didarat, namun dalam hal-hal tertentu mesin-mesin kapal harus memenuhi persyaratan yang sangat berbeda. Diantaranya, masalah bahan yang digunakan dikapal, berkaitan dengan kekuatan dan keselamatan. Bahan yang digunakan dikapal, bukan saja harus kuat dan tahan korosi, tetapi juga harus tahan goncangan / getaran. Sebagai contoh, pipa dikapal harus dari baja galvanis, pipa PVC tidak boleh digunakan. Isolasi kabel listrik minimal harus berlapis tiga dengan ketebalan tertentu dengan bahan yang kuat dan tahan air, dan lain-lain.
Dengan memahami permesinan kapal ini, diharapkan mereka yang berkepentingan dengan kapal, memiliki cukup pemahaman secara memadai. Bukan saja sebagai apresiasi terhadap para pelaksana dilapangan atau dikapal, tetapi sedikit banyak memiliki kehati-hatian dalam menentukan suatu desain atau pilihan sistem serta bahan yang akan digunakan. Di kapal, tanggungjawab pelaksana bukan hanya dalam hal operasi dan perawatan atau perbaikan. Masalah keselamatan dan terpeliharanya lingkungan laut adalah hal-hal yang dalam kondisi tertentu harus diprioritaskan.


Kamis, 13 Mei 2010
KOMPAS DAN SISTEM KEMUDI


KOMPAS MAGNETAzaz: kutub sejenis akan tolak-menolak, yang berlawanan akan tari-menarikKETEL KOMPASAda 2, yaitu BASAH dan KERINGa. Basah berisi larutan alkohol 30% dan air suling 70%Kegunaan larutan trersebut adalah peredam goncangan.Syaratnya adalah bahan harus bebas dari besi, artinya harus alumuniumCara memeriksa: Dengan cara piringan yang diayun akan cepat kembali kekedudukan semulaCara penyimpanan kompas:a. Dimasukkan ke kotak khusus dan diberikan bantalan yang lunakb. Bebas dari getaran dari mesin kapalc. setiap akan dipakai artinya jika kapal akan berlayar, selalu harus dikoreksi artinya SALAH TUNJUK (ST)Garis Layar:1. Letak garis layar harus selalu didepan lingkaran didalam ketel2. harus sejajar dengan lunas kapal3. baring kedengan salah satu tiang kapal4. Titik pusat pesawat baring, artinya tempat kedudukan pijera celah alat untuk membaringCincin Lenja1. Masing-masing piringan duduk pada cincin diluar2. Agar tetap datar kalau kena goncangan artinya tetap rata-rata airSyarat-syarat ketel1. Tidak boleh mengandung magnet2. Tutup kaca harus tetap pada keadaan datar3. Kalau ketel mengayun tidak menyentuh apa-apa4. Tuntung semat berdiri ditengah-tengah5. garis layar harus tetap pada tempatnyaHal-hal yang perlu diperhatikan1. cairan ketel harus dalam keadaan penuh2. Pengapung harus kedap3. Pedoman basah terpasang pada Cincin lenjaPEKAJika piringan dieluaran pada kedudukan maka ia harus cepat kembaliTENANGjika piringan terganggu oleh pengaruh luar, maka ia tak boleh lekas mengayuncontoh:1. Pengaruh olengan kapal2. Getaran-getaran kapal, waktu mesin kapal mundur3. perubahan haluan kapalSalah KOLIMASIBila mempunyai sudut penyimpangan poros jarum-jarum magnetik mawar dengan garis mawar U-S pedoman.Kesalahan-kesalahan pedoman magnet sbb:1. Kesalahan sendiri, yaitu bila U-S tidak berimpit dengan poros magnet pedoman2. Kesalahan dari luar, adanya pengaruh magnet terhadap body kapal/logam yang mempengaruhi magnetCara menguji TENANG:1. putar piringan dengan sudut kecil (30)2. lepas dan baca petunjunya. putar arah berlawanan, lepas terus dibacaUsaha memperbesar KEPEKAAN:1. Moment magnit besar2. berat piringan KECIL/RINGANKeuntungan pedoman zat cair dan kering1. Karena ada tekanan, getaran bisa diredam sehingga sungup dan sepat ta cepat aus2. bisa dibuat lebih tenang dan peka3. apabiula ada pengaruh luar, segera menyimpang dan setelah pengaruh hilang, segera kem,kembali ke kedudukan semulaKerugiannya:1. Sering timbul gelembung-gelembung udara2. Pada waktu menimbal pedoman akan sukarPedoman Gasing (Gyro Compas)Pengertiana.gyros artinya berputar, Skopein artinya melihatatau melihat bumi berputar. Theori dari sarjana Franceb. sebuah benda yamg dapat berputar cepat 6000 rpm mengelilingi poros dan dapat berputar 3 arahc. Syarat-syarat Gyroscope1. Reseltante semua gaya harus bertumpu pada titik berat gasing2. Ketiga poros harus berdiri tega\k lurus satu sama lainnya3. ketiga poros saling memotong dititik ber4at gasingTipe pedoman gasing:1. Spery (USA)2. Brown (Inggris)3. Anschutz (Jerman)Beberapa euntungan pedoman gyro:1. Arah selalu sejati2. Pembacaan sangat seksama,pembesaran mawar pedoman emudi teliti sampai dengan 1 derajat3. Pemasangan repeater, Ki/Ka diluar anjungan sehingga carkawala bebas4. padas watui kapal oleng, juru mudi melihat haluan cepatKerugian dengan memaai pedoman gasing1. instalasi sangat lengap dan sangat mahal2. Susunan/instalasi juga sangat rumit, alau terjadi perubahan pada generator tenaga listrik dan terjadi penurunan voltase penunjukkan arah pedoman akan kacau sebelum voltase normal3. Jika terjadi kerusakkan dilaut, sulit untuk diperbaii sebab ahlinya ada didaratPENATAAN KEMUDI1. Penataan roda kemudi2. Penerus roda kemudi ke mesin penggerak kemudi3. Kopling pada penerus gerak 4. Mesin penggerak daum kemudi PERSYARATAN PADA KAPAL PENUMPANG1. Harus bisa cikar 35 ka/ki dengan full speed dalam waktu 28 detik Ki35 -Ka302. Kemudi darurat dengan tenaga3. Jika kapal dengan kemudi ganda tidak diwajibkan adanya kemudi daruratPERSYARATAN KAPAL BARANG1. Pangsi/engsel ganda dengan diameter 14 inci. Kemudi darurat boleh dengan tenaga2. Sama dengan no.3 untuk kapal penumpangPENATAAN KEMUDI DAN TENAGA PENGGERAK1. Tangan2. Tenaga uap3. Tenaga listrik4. tenaga listri hydraulisHk Gasing IPoros suatu gasing yang berputar sangat cepatTILTINGPerubahan sudut yang terjadi antara permukaan bumi dan poros gyroskop dalam arah verticalDRIFTINGPerubahan sudut yang terjadi antara garis meridian bumi dengan poros gyroskop dalam arah horizontal, yang disenbabkan oleh komponen vertical dari perputaran bumiKESIMPULANKedudukan ujung poros sebuah gyroskop dilihat dari rotasi bumiGyroskop belum bisa dipaai sebagai pedoman karena:1. Titik berat gasing tidak mungkin diusahakan tepat pada poros2. Jiaq gasing tersentuh benda asing maka akan menunju earah lain3. posisi gasing tidak duduk dalam arah U-S tetapi ia akan berputarKesalahan pada pedoman gasing:1. kesalahan haluan dan kecepatan tergantung padaa. lintang penilikb. haluanc. kecepatan kapal2. Kesalahan peredamantergantung pada penilik, nilai tetap untuk semua haluan3. Kesalahan balistikkarena perobahan kecepatan yang mendadakCara menghilangkannya sbb:1. gyro digantung pada horizontal azis2. gyro dibalance4. kesalahan ayunantindakan cara pencegahannya:a. Sensitive elemen harus dibalanceb. Pipa penghubung dari HG. dipersempitc. Diatas bejana diberi pemberatd. Spider digantung dengan silinder minyak.

Rabu, 12 Mei 2010
PENANGANAN MUATAN


Istilah-Istilah Penanganan Muatan & Transportasi Laut
Despatch adalah pengiriman; lamanya kapal singgah di pelabuhan; penyelesaian pemuatan atau pembongkaran
lebih cepat dari waktu yang disetujui
Despatch Money adalah uang kompensasi despatch
Deviation Clause adalah keterlambatan kapal yang disebabkan oleh perubahan track atau haluan kapal untuk
menghindari bahaya navigasi yang mengancam. Keterlambatan karena perubahan haluan kapal tersebut ditanggung
oleh kedua belah pihak (shipper dan carrier)
Direct B/L adalah B/L mengenai muatan yang ditujukan ke pelabuhan tertentu
Displacement = Berat benaman adalah adalah berat zat cair yang dipindahkan oleh kapal itu, atau hasil
penjumlahan dari berat kapal kosong (light displacemen) dan Dead Weight
Disponent Owners adalah pencharter yang menyewakan kembali kapal yang dicharternya dari ship’s owner
Dock Water Allowance (DWA) adalah perubahan draft rata-rata jika kapal berlayar dari air payau ke air laut, atau
sebaliknya.
Down adalah suatu keadaan dimana kapal dimuati hingga mencapaai sarat maksimum yang diijinkan.
Draught adalah,; benaman; jarak dari lunas sampai garis air
Dry Container adalah (peti kemas untuk barang kering dalam bentuk umum). Peti kemas dari jenis ini digunakan
antara lain untuk membawa barang-barang campuran atau “general cargo” dimana tidak diperlukan sesuatu
perlakuan khusus seperti udara dan peranginan lantai, dinding dan pintunya dibuat sedemikian rupa sehingga cukup
menjamin keamanan barang itu sendiri
Due diligence adalah klausul dalam The Huge Rules article III yang menyatakan tentang kewajiban carrier sebelum
dilakukan pemuatan wajib menyiapkan ruang muatan (dilakukan pembersihan palka), kapalnya di buat layak laut
(melengkapi alat-alat keselamatan, melengkapi certifikat dan dokumen kapal, menyediakan perbekalan yang
cukup,dll)
Dunnage adalah
1. sesuatu yang ditempatkan antar muatan, atau antara muatan dan lantai/dinding palka kapal, yang berfungsi
sebagai penopang muatan untuk melindungi muatan.
2. terapan; ganjal; bahan-bahan pemisah muatan supaya jangan beradu/bersentuhan satu sama lain
Dunnage Tetap adalah Dunnage yang sudah dipasang diatas kapal sejak kapal dibangun, dan dunnage ini sifatnya
tetap tidak boleh dilepas dari posisinya. Biasanya dipasang pada gading-gading, pada sekat kedap air, pada lantai
ruang palka, pada rangka kayu yang menutupi pilar-pilar dan pipa-pipa dalam ruang palka (wooden cashing)
Dunnage Tidak Tetap adalah dunnage yang disiapkan dikapal sesuai dengan jenis dan sifat muatan yang akan
dimuat, pada umunya berupa papan kayu, sasak, kepang, plastik, kayu balok, net nylon, kertas dll.
Dwelling Time adalah rata-rata tiap ton atau meter kubik atau peti kemas yang ditumpuk selama satu bulan.
Ekspeditur (Perusahan Ekspedisi Muatan Kapal Laut = EMKL, FORWARDING, dll) adalah perusahaan yang
menyelenggarakan usaha melayani pengurusan dokumen-dokumen serta system prosedur yang diperlukan untuk
mengirim/mengeluarkan barang ke dan dari kapal/gudang/lapangan penumpukan container di pelabuhan.


Jumat, 07 Mei 2010
ILMU PELAYARAN DATAR

Ilmu Pelayaran ialah suatu ilmu pengetahuan yang mengajarkan cara untuk melayarkan sebuah kapal dari suatu tempat ke tempat lainnya dengan selamat aman dan ekonomis. Disebabkan pengaruh laut, misalnya ombak, arus, angin, maka jarak yang terpendek belum tentu dapat ditempuh dalam waktu yang tersingkat. Dapat saja terjadi bahwa jarak yang panjang adalah pelayaran yang baik ditempuh dalam waktu yang lebih singkat karena dalam pelayarannya mendapat arus dari belakang.Jadi, didalam menentukan pelayaran yang akan ditempuh, kapal haruslah diperhatikan faktor faktor cuaca, keadaan laut, sifat sifat kapalnya sendiri, dan faktor lainya sehingga diperoleh suatu rencana pelayaran yang paling ekonomis dan cukup aman. Secara garis besar ilmu pelayaran dapat dibagi atas :Ilmu Pelayaran Datar, yaitu Ilmu Pelayaran yang menggunakannda benda bumiawi (Pulau, Gunung, Tanjung, Suar, dlsb),sebagai pedoman dalam membawa kapal dari satu tempatketempat lain, Ilmu Pelayaran Astronomis, Yaitu Ilmu Pelayaran yang menggunakan benda benda angkasa (Matahari, Bulan, Bintang,dlsb), sebagai pedoman dalam membawa kapal dari satu tempatketempat lain,Navigasi Electronics, Yaitu Ilmu Navigasi yang berdasarkan atas alat alat elektronika seperti radio pencari arah (RDF). RADAR,LORAN, DECCA, dlsb.


ILMU PELAYARAN ASTRONOMI

Ilmu Pelayaran AstronomiAdalah ilmu yang mempelajari penentuan posisi kapal dengan bantuan pengukuran benda angkasa, biasa digunakan saat penyeberangan samodra.Definisi-definisi:a.Tinggi sejati adalah busur lingkaran tegak yang melalui benda angkasa antara cakrawala sejati dan titik pusat benda angkasa.b.Tinggi ukur adalah tinggi yang dibaca pada pesawat sextant diperbaiki dengan koreksi sertifikat, koreksi index, dan kesalahan kaca berwarna.c.Tepi langit maya adalah bagian batas permukaan bumi yang masih terlihat oleh penilik.d.Cakrawala setempat/ Horison setempat adalah bidang melalui mata si penilik sejajar dengan cakrawala sejati.e.Cakrawala sejati adalah bidang yang melalui pusat angkasa tegak lurus normal penilik.f.Normal adalah garis melalui pusat angkasa tegak lurus dengan horison setempat dan melalui penilik.g.Penumbukan tepi langit maya adalah sudut antara arah tepi langit maya dan cakrawala setempat.h.Tinggi mata adalah tinggi mata penilik dari permukaan air lautMengapa diperlukan koreksi tinggi?????1.Tinngi benda angkasa diukur dengan pesawat sextant dimana pada imimnya mempunyai kesalahan dalam menunjukannya. (koreksi index)2.Sinar yang datang dari tepi langit mengalami pembiasan sebelum sampai di mata penilik. (ptlm)3. Sinar cahaya yang datang dari benda angkasa mengalami pembiasan sebelum sampai ke mata penilik. (lsa)4.Mata penilik berada di permukaan bumi sedangkan perhitungan tinggi sejati terhadap pusat bumi. (paralax)5.Kita mengukur tinggi matahari dan bulan buakn tinggi pusatnya tapi hanya tinggi tepi bawah atau tepi atasnya. (1/2 gari tengah matahari)Lengkung sinar astronomi tergantung pada:-tinggi setempat maya- suhu udara-tekanan udaraDaftar 19 ilmu pelayaran memberikan lsa rata-rata untuk suhuC dan tekanan udara 1016 mb (milibar)/762 mm/Hg.Daftar 20 dan 21 memberikan koreksi yang harus dijabarkan pada lsa rata-rata apabila suhu dan tekanan udara menyimpang dari C dan 1016 mb.


Jumat, 16 April 2010
BAHASA INDONESIA

A.HAKIKAT DAN FUNGSI BAHASA
Aristoteles menyatakan bahwa bahasa adalah alat untuk mengungkapkan pikiran dan perasaan manusia.definisi ini kemudian di kutip oleh sultan takdir alisyahbana dalam buku tata bahasanya,terbit pertama pada tahun 1952.definisi aristoteles itu menunjukan bahwa bahasa itu ada kalau ada sesuatu yang ingin di ungkapkan,yaitu pikiran dan perasaan seseorang.dengan kata lain pikiran mempengaruhi bahasa,karna pikiranlah bahasa itu ada.
batasan itu bertolak belakang dengan pandangan dua pakar bahasa yaitu edward safir dan benyamin.hipotisis ini menyatakan bahwa bahasa ibu yang di kuasai seseorang sejak kecilbertindak sebagai kisi-kisi dalam pikiran kita,menghalangi pandangan kita melihat dunia luar ketika kita menggunakan bahasa.
tetapi para pakar linguistik struktural misalnya leonard bloomfield (1933)sependapat dengan pandangan aris toteles.blomfit termasuk pengikut aliran behaviotisme di bidang fisikologi.aliran ini lebih mementingkan bentuk atau struktur dari pada makna.aliran ini lebih mementingkan segala sesuatu yang abstrak,yang tidak dapat diamati.oleh karna itu aliran ini tidak menyukai hal-hal yang berbau mental.batasan yang diajukan oleh pakarlinguistik struktural yaitu,:bahasa adalah sistem lambang bunyi yang bersupat sewenang-wenang,yang di pakai oleh angota masyarakat untuk berkoperasi dan berinteraksi:.
batasan ini menunjukan bahasa sebagai sesuatu yang terdiri dari bunyi.bunyi bertindak sebagai lambang,yang melambangkan sesuatu yaitu makna.batasan linguistik struktural tersebut kurang banyak di minati para pakar bahasa yang lain,terutama bagian yang menyatakan "di pakai oleh warga masyarakat untuk berkoperasi dan berinteraksi".karna hal ini menunjukan segi penggunaan bahasa dan segi sosial bahasa.bahasa memang di gunakan dalam masyarakat dan oleh masyarakat untuk saling berkoperasi serta saling berinteraksi.
DINAS JAGA
Tugas jaga di laut adalah pengaturan dinas jaga laut di kapal dilaksanakan sebagai berikut :
Jam 00.00 - 04.00 Jaga larut malam (Dog Watch) -Mualim II
Jam 04.00 - 08.00 Jaga dini hari (Morning Watch) -Mualaim I dan IV
Jam 08.00 - 12.00 Jam jaga pagi hari (Forenoon Watch) -Mualim III
Jam 12.00 - 16.00 Jam jaga siang hari (Afternoon Watch) -Mualim II
Jam 16.00 - 20.00 Jam jaga sore hari (Evening Watch) -Mualim I dan IV
Jam 20.00 - 24.00 Jam jaga malam hari (Night Watch) -Mualim IIIKecuali diatur oleh Nakhoda, maka penjagaan biasanya dilakukan seperti tertera pada daftar di atas. Pertukaran jaga dilakukan dengan menyerah terimakan jaga dari perwira jaga lama kepada penggantinya. Perwira jaga baru akan di bangunkan 1/2 jam sebelumnya. Setelah berada di anjungan harus melihat haluan kapal, lampu suar perintah Nakhoda, membiasakan diri dengan situasi yang ada. Mualaim yang diganti dengan menyerahkan jam jaganya dengan memberikan informasi yang diperlukan seperti posisi akhir, Cuaca, kapal lain dan hal - hal lain yang dipandang perlu.Sebagai Catatan, Mualim jaga setelah selesai jaganya harus meronda kapal, terutama pada malam hari misalnya pemeriksaan peranginan palka, kran - kran air, cerobong asap, lashingan muatan dan lain - lain.TUGAS MUALIM JAGA DI LAUT
Memeriksa posisi kapal, Kesalahan Kompas, haluan yang di kemudikan dan semua peralatan navigasi di anjungan.
Memeriksa keadaan keliling, perairan, benda - benda navigasi, kapal dan lain - lain
Membawa kapal dengan selamat sesuai dengan peraturan nasional maupun internasional dalam penyimpangan.
Memangamati dengan baik dengan panca Indra keseluruhan kapal dan sekitarnya serta bertindak yang sesuai.
Melaporkan kepada Nakhoda jika terjadi situasi meragukan. TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB MUALIM JAGA
Menjaga keamanan dan keselamatan kapal, penumpang, muatan antara lain : menentukan posisi kapal secara rutin, melashing muatan dan lain - lain.
Menjalankan perintah Nakhoda antara lain : tidak dikenankan meninggalkan anjungan tanpa diganti mualim yang lain atau Nakhoda, pada lazimnya Nakhoda telah membuat " Standing Orders" yang harus dilaksanakan oleh semua mualim.
Menjalankan peraturan pada saat itu antara lain : melakukan tindakan berjaga - jaga yang baik sesuai aturan - aturan yang ada di dalam P2TL dan lain - lain.
Berko'ordinasi dengan perwira jaga mesin (masinis jaga).
Dalam situasi darurat harus memberitahukan kepada Nakhoda.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar